Kisah Murung Jejaka Memperjuangkan Cinta Seorang Janda
Perjalanan hidup Seseorang, tidak selalu mulus dan penuh kebahagiaan. Banyak juga yang mengalami tantangan hidup begitu berat dan jarang merasa bahagia. Bahkan, ada juga yang merasa hidup itu penuh dengan penderitaan. Dan dari semua itu, biasanya berkaitan dengan dilema perasaan, kekerabatan asmara, cinta.Kisah sedih yang sangat konkret dirasakan, seolah tidak ada final bahagia. Yang ada hanya duka, sakit hati, bahkan kekecewaan. Seperti itu juga kisah dari seseorang yang tinggal di Kota Tangerang, sebut saja Dia Rafik. Rafik yakni jejaka tulen yang berjuang keras untuk sanggup hidup bersama seorang Janda tetangganya. Perjuangan berat telah ia lalui bersama perempuan pujaannya. Seperti yang Dia ceritakan, berikut kisah mengharukan Rafik memperjuangkan cinta seorang Janda anak satu.
Kisah konkret Jejaka dalam memperjuangkan cinta Seorang Janda
Sebelumnya, Aku masih mempunyai pacar yang begitu menyayangi Aku. Tapi entah kenapa Aku belum sanggup sepenuhnya menyayangi dirinya. Hingga pada suatu ketika, Seorang Janda anak satu yang statusnya masih tetangga Denganku, berusaha erat dan terhubung dengan diriku. Melalui proses yang cukup panjang, Akhirnya kuputuskan untuk menjalin kekerabatan dengan janda tersebut dan meninggalkan kekasih yang selama ini sudah bersamaku.
Entah apa yang ada dalam pikiranku ketika itu, yang terang seiring berjalannya waktu cintaku terhadap Janda tersebut semakin besar. Hingga jadinya tidak terasa kekerabatan Kami berjalan hingga 5 tahun lamanya. Dan pada ketika itulah Kami memutuskan untuk menikah, awalnya memang butuh usaha hingga hasil jadinya Orang bau tanah masing-masing sanggup menyetujui kekerabatan Kami.
Selama 5 tahun menjalin cinta dengannya, jujur Aku sanggup menyayangi siapapun Orang yang ada disekitarnya, termasuk Orang tuanya dan yang niscaya anaknya sudah Aku anggap ibarat anak sendiri yang Aku sayangi dengan sepenuh hati, meskipun Aku tahu ia bukan darah dagingku sendiri.
Hingga suatu ketika, hal yang sangat mengejutkan terjadi, Aku memergoki Dia jalan dengan mantan Suaminya yang mempunyai banyak nilai lebih daripada Aku, kecuali perhatian dan kasih sayang. Tentu saja Aku sangat marah, kecewa, dan juga sakit hati. Dia minta maaf dan juga berjanji akan berubah serta tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Setengah hati Aku maafkan Dia dan berharap Dia sanggup memenuhi janjinya untuk tidak lagi mengulang hal itu.
Berjalan ibarat biasanya, hal jelek itu kembali terjadi sempurna ketika menanti tanggal ijab kabul Kami. Aku kembali mendapati Dia bersama suaminya lagi. Aku sangat kecewa berat dengan apa yang Dia lakukan selama ini. Memang sebelumnya sudah sering mendapat laporan dari teman ihwal dirinya, tapi Dia berhasil meyakinkan Aku kalau itu hanya isu belaka. Tapi faktanya, Aku sudah mendapati hal itu secara pribadi lebih dari sekali. Dan dari situ terbongkar juga kalau selama ini Dia masih bekerjasama dengan mantan Suaminya.
Maaf darinya, sudah sulit saya terima kembali. Aku merasa ditipu dan merasa dipermainkan. Kepercayaan yang selama ini kurasakan terhadapnya sudah tidak ada lagi. Ingin Aku pergi tapi jujur Aku masih sangat mencintainya, sanggup dibayangkan 5 tahun berjuang bersama dan pada jadinya harus ibarat ini yang Ku terima.
Sempat ada dalam pikiran, Aku ingin Dia mengalami hal sama ibarat yang Aku alami. Agar Dia tahu betapa sakitnya hati ini. Aku galau harus berbuat apa dengan semua ini. 5 tahun bukan waktu yang singkat, banyak kenangan dan juga kisah yang tidak akan sanggup dilupakan begitu saja. Ingin Aku pergi, tapi perasaan ini melarang. Ingin bertahan tapi Aku yakin bukan kebahagiaan namun rasa sakit dan derita yang niscaya Aku dapat. Pantaskah Aku menangis?.
Selesai
Cukup mengharukan bila pembaca tahu benar posisi si Rafik ini. sendiri sempat terharu dengan apa yang sudah Dia ceritakan. Kisah Rafik yang sudah Saya sampaikan secara singkat diatas, agar sanggup jadi pelajaran bagi Kita. Kita hanya sanggup berdoa, agar Rafik sanggup mendapat kebahagiaan apapun jalan yang Dia pilih nantinya.
Comments
Post a Comment